Langsung ke konten utama

Tempat-Tempat yang Sering Ada Cegatan Polisi

Semangat pagi!!!
Kali ini, aku akan berbagi info pengalamanku dan cerita dari teman-teman tempat yang sering ada cegatan polisi di Malang Jawa Timur.
Berawal dari cerita suami yang terkena tilang di salah satu kantor polisi di kabupaten malang.
Sebelum bersangkat suamiku cek seluruh kelengkapan surat-surat dan kondisi kelayakan motor hingga lampu depannya pun tak luput dicek olehnya. Maklum, motor tersebut butuh biaya extra, sehingga pasti dibiayai tiap bulannya. Biaya yang dimaksud ini bukan bensin lo ya.... Kalau itu mah, wajar. Melainkan biaya perawatan yang lainnya. Misalnya oli, itu pasti tiap bulan, umumnya kalau oli setahuku paling cepat tiap 3 bulan sekali. Kemudian, ganti ban, ganti rantai, dll. Sampai-sampai kalau dihitung-hitung, membiayai motor tersebut dalam dua tahun saja, sudah sama dengan beli motor baru. Nah, lanjut lagi nich ceritanya ya...
Karena semua aman, akhirnya suamiku pun berangkat. Namun sayang, waktu di depan kantor polisi yang banyak orang mengatakan tempat tersebut sering dijadikan tempat cegatan, suamiku disuruh menepi oleh pak polisi. Seperti biasa, polisi meminta kelengkapan surat-surat dan diberikanlah semuanya surat-surat yang dimintanya. Pak polisi tersebut tetap memberikan surat tilang kepada suamiku. Alhasil suamiku kaget lah, "Motor sudah dicek tidak ada yang menyalahi aturan. Tidak pakai helm? Pakai, bahkan helm SNI dan sudah dikaitkan talinya hingga bunyi "klik". Orang yang dibonceng tidak memakai helm?, Tidak dalam keadaan membonceng penumpang. Lantas salah saya apa?" Dalam pikirnya. Akhirnya, suamiku pun bertanya kepada polisi tersebut. "Pak, kenapa saya ditilang? Salah saya apa?". Polisi itu pun menjawab sambil cengar cengir senyum "bapak saya tilang karena lampu bagian depan motor bapak tidak menyala". Dalam fikirnya, "tadi sebelum berangkat dicek tidak ada masalah, kenapa tiba-tiba di depan kantor polisi mati?". Suamiku teringat kalau sblm kantor polisi tersebut ada jalan kereta api yang membuat motor tersentak-sentak dan membuar perkabelan yang kurang tepat terputus. Suamikupun akhirnya menerima surat tilangan tersebut.
Nah, cerita tersebut aku ceritakan keteman-teman. Teman-teman pun juga punya cerita tentang ditilang, bahkan hingga berkali-kali ditempat yang sama tetapi bukan tempat suamiku yang terkena tilang.
Penasaran kan dimana saja tempat-tempat yang sering ada tilangan?.
Okelah aku sebutkan beberapa tempat yang aku ketahui sering ada tilangan, juga diperoleh dari cerita orang lain yang aku ketahui.
Diantaranya: Gondanglegi Kulon (Gondanglegi Barat)
, 
Jalibar (Kepanjen)
,
kantor muslimat Pepen (Kepanjen)
,
Pertigaan PG. Kebon Agung
,
Perempatan ITN depan UB
,
perempatan klenteng (Malang)
,
 Simpang PLN (Malang) maksudnya di simpang pertigaan dekat dengan rumah sakit dr. Saiful Anwar
,
Pertigaan hotel Savana (lowokwaru) yaitu utaranya rumah sakit dr. Saiful Anwar
,
Perempatan (Blimbing) yaitu di perempatan mences Blimbing (namun lebih dikenal dengan perempatan Blimbing
,
Pertigaan Karanglo/poslantas Karanglo (Karangploso)
,
Induk PJR Jatim Singosari yaitu di jalan raya sebelum pasar Singosari jika dari arah Malang-Surabaya
.
Nah.... tempat-tempat tersebutlah yang sering ada cehgatan polisi. Berhati-hatikllah dalam berkendara dan jangan lupab selalu waspada!.
Semoga bermanfaat!

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Biaya Tilangan Polisi Naik

Lanjut lagi nich cerita tilangannya. Kali ini biya tilangannya. Di kertas tilangan tertulis tanggal sidang 25 agustus di Pengadilan Negeri Kepanjen. Sampainya di sana, gedung pengadilan bagian depan direhab. Alhasil, langsung diarahkan ke belakang. Saya bertanya ke beberapa orang yang saya kira mereka salah satu petugas sidang tentang tempat berlangsungnya persidangan. Orang tersebut menunjuk tempat yang saya ketahui tempat tersebut sebagai tempat pembayaran hasil yang telah ditentukan saat sidang. Ternyata memang benar tempat tersebut tidak berubah fungsi. Sampai di sana, petugas langsung meminta surat tilangan dari kepolisian kepada setiap orang yang terkena tilang, dan disuruh menunggu panggilan. Tak lama kemudian, nama saya dipanggil dari dalam ruangan tersebut. Sayapun langsung menuju tempat tersebut. Sampainya di sana saya kaget, karena tanpa ada pemberitahuan apa-apa langsung disuruh membayar sebesar Rp. 150.000,-. Saya masih tidak percaya dengan nominal yang disebutkan, se...

Motor Baru Belum Keluar STNKnya

Pernah merasakan hanya punya motor satu-satunya untuk aktifitas sehari-hari namun belum keluar STNKnya ? Sudah merasa nyaman dengan diberinya surat jalan dari diler dan SIM (Surat Izin Mengemudi) bukan Surat Izin Menikah Lho yaaaaa..... Ternyata itu tidak cukup untuk terbebas dari razia tilang polisi. Pengalaman saya akan hal itu sudah terbukti. waktu itu saya mau ke sebuah kampus dengan motor baru yang belum keluat STNKnya, saya sudah merasa tenang jikalau saya ditilang polisi karena saya sudah membawa SIM dan surat jalan dari diler tempat saya membeli motor. Saya merasa tenang karena pihak diler mengatakan kurang lebih seperti ini "ini surat jalan sementara sebelum STNKnya keluar" sambil memberikan kertas tersebut. Alhasil, saya pun santai melewati jalur utama.  Tak disangka, waktu itu ada razia polisi di jalan yang saya lewati. Saya berikan surat-surat tersebut. Namun saya kaget kok dapat surat tilang ? begini ni kurang lebih jawaban polisinya "ibu saya t...